Sistem Honorer PNS 2014 Dihapus

Honorarium PNS di Kementrian Dan Lembaga akan dihapus oleh Pemerintah di tahun 2014 ini. hal ini berdasarkan pada Peraturan Pemerintah sistem Sistem Penggajian, dan sesuai dengan amanat PP 46 Tahun 2011, di mana di situ telah disebutkan bahwa penghapusan honarium harus dilaksanakan per 1 Januari 2014.

Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Eko Prasojo selaku Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (WamenPAN-RB) yang dilansir dari website www.setkab.go.id belum lama ini.

Sistem honorer PNS dan juga mengenai pembayaran honorer Pegawai negeri sipil akan dialihkan pada apa yang dinamakan dengan tunjangan kinerja yang akan dimulai pada 1 Januari 2014 nantinya.

Dengan sistem pembayaran gaji PNS yang baru ini, seluruh gaji PNS mulai golongan I sampai IV akan naik, gaji pejabat eselon I bisa mencapai Rp 70 juta per bulan. Sedangkan pejabat eselon II sekitar Rp 55-60 juta, eselon III Rp 45 juta.

Wakil Menteri PAN-RB itu menambahkan, dengan danya peningkatan pendapatan kesejahteraan PNS tersebut tentunya akan menimbulkan pembengkakan anggaran. Itu sebabnya, pemerintah telah menetapkan aturan di mana sumber dana tunjangan kinerja berasal dari instansi itu sendiri.

"Sumber dananya itu dari hasil efisiensi anggaran dan optimalisasi. Dengan demikian besaran tunjangan kinerja yang akan diberikan kepada aparatur tergantung dari besar kecilnya dana efisiensi masing-masing instansi," terangnya.

Honorer PNS 2014 Dihapus dan Tidak ada pengangkatan Honorer Jadi CPNS di tahun 2014

2014 Tidak Ada Pengangkatan Honorer Jadi CPNS

Terkait dengan hal ini juga maka pada Pengangkatan Terakhir Honorer jadi PNS adalah tahun 2014 nanti.Pupus sudah harapan tenaga honorer yang tidak masuk kategori satu (K1), juga tak masuk K2. Pasalnya, tahun depan merupakan tahun terakhir pengangkatan honorer menjadi PNS.

Yang diangkat pada 2014 itu pun merupakan honorer K2 hasil tes honorer K2 yang digelar 3 November 2013. Tidak ada lagi tes CPNS dari jalur honorer di tahun 2014 nantinya.

Berikut pernyataan Naftalina Sipayung selaku Asisten Deputi (Asdep) Koordinasi Kebijakan SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) yang mengatakan bahwasannya "Pengangkatan honorer menjadi CPNS ini hanya dapat dilakukan tahun ini. Untuk 2014 belum ada keputusan lebih lanjut."

21 komentar

ya kalau pun tidak bisa di angkat menjadi PNS setidak ya pemerintah harus memperhatikan juga kesejahteraan tenaga2 honorer bukan hanya yang sudah PNS aja yang di perhatikan bukan y honorer juga sebagai pengabdi negara bahkan masyarakat juga

apakah selamanya tenaga honorer akan menjadi honorer seumur hidup.padahal kerjanya juga lebih berat dari PNS

honorer yg sdh bertahun-tahun mengabdi,tidak di perhatikan .Sedangkan yang baru lulus kuliah tes dan dinyatakan lulus CPNS... padahal belum punya pengalaman kerja,,,,
????????????????.

kenapa pemerintah gak kasihan sama honorer..malah uangnya untuk biaya tunjangan sertifikasi guru yang besarnya hampir 1gaji pokok.

saya honorer dari 2005 ikut sedih mendengarnya.
TOLONG PAK PRESIDEN YG BARU NANTI 2014 SEJAHTERAKAN KAMI

Hidup Susah Makin Susah...

Mudah2an Ya ALLAH..... :'(

saya sebagai honorer di daerah pati merasa sedih melihat ini... honore sma pegawai negri kerja nya juga sama - sama berat tapi knpa yg honore tidak di perdulikan

kami mengabdi untuk negara juga wahai bapak kemenpan rb...sudah bertahun2..kami lebih bisa bekerja daripada cpns hasil seleksi bapak..kami juga berpendidikan..coba buat pendataan lagi pak...kami rata2 sarjana semua,.kami hanya kurang beruntung aj...tolong pehatikan kami pak..kami juga mengabdi untuk negara ini.

nasib-nasib.....

terserah... nanti kan ada adzad balasannya

siapa suruh jadi honorer ..kan gajihnya kecil..pengen jadi PNS mending juga kerja di PT,lagian gedwan gajih buruh ,satpam...

lubis honorer um malang 2014 delete July 12, 2014 at 11:47 PM

rodanya pns berada pada honorer. kalau honorer tidak bisa jadi pns berarti pemimpin kita pintar tp tidak mengerti. yg kaya semakin kaya yg miskin sulit jadi kaya. pak presiden yg akan datang semoga mengerti.amin

Aneh, padahal yang sibuk di pemerintahan itu adalah pegawai honorer, malahan PNS nya pada sibuk ngerumpi n pulang, malah yg PNS di perhatikan Honor dibuang, PNS itu ga bisa kerja masuknya aja pake duit>

Banyak tenaga honorer palsu yang diangkat oleh kemenpan ataupun daerah setempat. Salah satunya Kabupaten Humbang Hasundtuan. Pada honorer K1 banyak yang SKnya dibuat - buat menjadi tahun 2005 padahal dia mulai honor pada tahun 2009 demikian juga pada honor K2 banyak juga SKnya direkayasa. Tak ada honorer di Humbang Hasundutan yang memiliki SK 2005 rata - rata semuanya memiliki SK 2006 sampai 2009. Semuanya direkayasa. Mau jadi apa pemerintah ini. Indonesia yang sangat bodoh sekali.

Jangan hanya PNS itu diperhatikan. Tenaga honorer juga sangat perlu diperhatikan. Mereka rela berkorban demi negaranya. Sedangkan PNS itu bekerja ongkang angking saja. Jangan kalian menganaktirikan honorer. Sedangkan di luar negeri sana, tenaga honorer sangat dijunjung tinggi dibanding tenaga PNS.

Tunjangan sertifikasi guru itu harus diberikan kepada guru yang benar - benar profesional. Bukan karena dia sudah tua. mohon diusut ulang tunjangan sertifikasi itu.

pak jokowi sejahterakan lh kami yang honorer ini

asal tau saja ya, saya honorer dikantor pemerintah.ada PNS gak pecus kerja mending honorer jelas didekasi dan profesionalitasnya. saya gak tau juga, kok kayak gitu bisa jadi PNS. mungkin ini namanya rezeki kali ya..

negara ini menggaji PNS kayak tetangga saya itu rugi besaaaar. gak pecus kerja, cuman petentang-petenteng dikantor sama dikampung....

udah rahasia umum pakde......1


EmoticonEmoticon